Lombok Tengah, SN - Ada yang membuat mata orang nomor satu di Kabupaten Lombok Tengah itu terpesona saat di Desa Prabu Kecamatan Pujut. Saat pidato, Bupati melihat satu pohon pisang dengan buahnya yang sangat besar. Pohon Pisang itu tidak terlalu tinggi namun hanya kurang lebih dua meter namun buahnya hampir menyentuh tanah. Pohon pisang itu bernama Pisang Blendang. Buah pohon pisang itu pun disajikan saat kegiatan Roadshow Kampung Sehat oleh Kades Prabu L.M.Saihu. "Pisang ini sangat enak, pisang apa namanya, saya pesan" kata Bupati H.M.Suhaili di Prabu kemarin.
Pisang Blendang adalah komoditas yang sangat langka. Pisang Blendang pernah jaya ditahun 70 an hingga 80 an namun seiring dengan berjalannya waktu pisang jenis ini mulai punah bahkan hanya ada di Desa Prabu itupun tidak banyak.
Pisang Blendang terkenal dengan kelezatannya dan juga buahnya besar besar. Satu buah pisang cukup membuat dua orang kenyang.
Bupati meminta kepada Dinas Pertanian untuk mengembangkan pisang tersebut agar tidak punah. "Saya minta Dinas Pertanian segera mengembangkan produktivitas pohon pisang Blendang tersebut" ungkapnya.
Sekretaris Dinas Pertanian Taufikurrahman Puanote mengatakan akan segera mengambil sampel berupa bungkil pisang untuk dikembangbiakkan. "Kita akan ambil bungkilnya lalu kita kembang biakkan" ungkapnya.
Sementara itu Kepala Desa Prabu L.M.Saihu mengatakan pisang Blendang hanya ada di desanya namun komoditasnya sangat langka. Diapun berharap agar pemerintah daerah bisa mengembangbiakkan pisang Blendang itu. "Tidak banyak didesa kami hanya beberapa pohon saja, namun ditempat kami pohon itu tumbuh dengan baik" ungkapnya.
Usai acara, Bupati langsung menebang sendiri pohon pisang Blendang tersebut. Lth01
.
Related Posts :
Pohon Tumbang Di Dusun Sade, Lalu Lintas Macet
LOMBOK TENGAH, sasambonews.com.
Sebuah pohon besar di Dusun Sade Desa Barabali Kecamatan Batukliang tumbang, Selasa (7/2) kemarin. Poho… Read More...
Sunardi Siap Rebut Dukungan Gerindra
MATARAM,Sasambonews.com. Bakal Calon Gubernur NTB Sunardi Ayub merasakan mendapat angin segar dukungan partai Partai Gerindra hal ini,… Read More...
RS Swasta Tak Lagi Gunakan BPJS, RSUP "Puyeng"
MATARAM,Sasambonews.com. Direktur RSUP Provinsi NTB menyalahkan Rumah sakit Swasta yang tidak lagi bekerjasama dengan BPJS, akibatnya … Read More...
52 Hektar Padi Petani Pasung Terancam Puso
LOMBOK TENGAH, sasambonews.com. Intensitas hujan yang tinggi terjadi beberapa hari lalu, mengakibatkan sekitar 52 hektar lahan pertani… Read More...
BK2P Ngawi Nyatakan Berlum Ada Pemberitahuan Resmi
SINAR NGAWI™ Ngawi-Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BK2P) Ngawi, menyatakan sama sekali belum menerima surat tembusan ataupun h… Read More...