Lombok Tengah, SN - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng)
menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Becingah Masmirah
Rabu 9/9/2026.
Maulid Nabi Besar Muhammad SAW kali ini sebagai momentum untuk
meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat persatuan, serta meningkatkan
kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan
yang berlangsung pada Rabu (9/9/2026) atau bertepatan dengan 27 Rabi’ul Awal
1448 H tersebut dihadiri Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP.,
Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah
Kabupaten Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT., jajaran Forkopimda,
para kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.
Peringatan
diawali dengan tausiah yang disampaikan TGH Zulhadi Ilham, Q.H., S.Pd.I. Dalam
penyampaiannya, ia mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi
Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah sekaligus ikhtiar
memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
Ia
menyampaikan keutamaan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, bahwa setiap satu
kali shalawat yang dilantunkan seorang muslim, Allah SWT akan memberikan
sepuluh kali rahmat kepadanya.
Selain
tausiah, rangkaian kegiatan juga diisi dengan santunan kepada anak yatim.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah
sekaligus mencerminkan nilai kasih sayang dan kepedulian sosial sebagaimana
diajarkan Rasulullah SAW.
Rangkaian
peringatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta
sambutan Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP.
Dalam
sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid
Nabi Muhammad SAW bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai
momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid
Nabi menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat keimanan, mempererat
silaturahmi, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,”
ujar Bupati.
Bupati
berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diamalkan dalam
kehidupan bermasyarakat, sehingga
